Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SOAL PPPK PPKN DAN KUNCI JAWABAN PEMBAHASAN

Kumpulan soal tes ASN PPPK PPKn. Berikut ini kami sajikan contoh soal ujian tes PPPK Jurusan PPKn bagi kalian calon guru ASN PPPK.

SOAL PPPK PPKN KOMPETENSI GURU: PEDAGOGIK

1. Kurikulum mata pelajaran PPKn memuat tentang pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraan (civic skills), dan karakter kewarganegaraan (civic disposition). Analisis hukum digunakan ketika membicarakan tentang ....

A. Peranan partai politik dalam penyuluhan hukum di masyarkat

B. Penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan undang-undang

C. Pengaruh struktur sosial terhadap kesadaran hukum masyarakat

D. Fungsi legislasi yang dimiliki oleh Dewan Perwakilan Rakyat

E. Hambatan kultural dalam membangun sistem hukum nasional

Kunci Jawaban: B

Pembahasan : Kurikulum mata pelajaran PPKn kajiannya memuat tentang pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraan (civic skills), dan karakter kewarganegaraan (civic disposition). Dalam konteks teori hukum, misalnya mata pelajaran PPKn mengkaji tentang penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan undang-undang. Otonomi daerah akan dikaji dari aspek hukum, baik landasan maupun dalam praktik penyelenggaraan dari perspektif yuridis.

2. Rumusan indikator pencapaian kompetensi yang tepat untuk kompetensi dasar: “Mematuhi norma norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan” adalah ....

A. Melaksanakan ketentuan norma kesopanan di lingkungan sekolah

B. Menganalisis berbagai norma-norma yang berlaku di masyarakat

C. Menjelaskan makna berbagai norma yang berlaku di masyarakat

D. Mengidentifikasi berbagai kasus pelanggaran norma di masyarakat

E. Menunjukkan macam-macam norma yang berlaku di masyarakat

Kunci Jawaban: A

Pembahasan : Guru PPKn harus mampu mengembangkan indikator pencapaian kompetensi dari kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum. Untuk kompetensi dasar “mematuhi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan” yang tepat yaitu “melaksanakan ketentuan norma kesopanan di lingkungan sekolah”. Kompetensi dasar ini termasuk dalam kompetensi dasar afektif (civic disposstions). Untuk mengembangkan indikator yang sesuai dapat dicermati dari kata kerja operasional yang ada dalam KD, yaitu “mematuhi”. Kata kerja operasional ini kemudian dikembangkan dalam indikator pencapaian kompetensi menjadi “melaksanakan”.

3. Pak Iqbal akan mengajar PPKn dengan indikator pencapaian kompetensi: “mensintesiskan kewenangan lembaga-lembaga negara menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945”. Model pembelajaran yang tepat adalah ....

A. Simulasi

B. Debat

C. Diskusi

D. Ceramah

E. Praktik

Kunci Jawaban: C

Pembahasan : Guru PPKn harus mampu memilih model pembelajaran yang tepat agar ketercapaian kompetensi pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Pada prinsipnya tidak ada model pembelajaran yang terbaik, karena model yang dipilih sangat tergantung dari kompetensi yang akan dicapai. Untuk indikator pencapaian kompetensi “menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaraan pemerintahan negara”, model pembelajaran yang tepat yaitu diskusi.

Materi Pokok Capaian Pembelajaran Indikator Esensial

4. Para pemuda telah membuktikan peranannya yang sangat monumental dan bersejarah dalam meletakkan dasar yang kokoh bagi terbentuknya Indonesia merdeka, yang dibuktikan dengan lahirnya Sumpah Pemuda 1928. Pengembangan materi pembelajaran yang mengarahkan pada Integrasi nasional pada masa sekarang dapat berupa ....

A. Pilihan politik identitas menjadi ajang pertarungan ideologi

B. Pilihan politik bersifat sementara untuk memenangkan pemilu

C. Pemilu merupakan ajang adu argumentasi dan program pembangunan

D. Tokoh politik mengemukakan janjinya untuk menarik pemilih

E. Banyaknya partai politik simbol keberhasilan demokrasi

Kunci jawaban: C

Pembahasan : Materi PPKn dapat berupa pengembangan dari pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge) yang dikembangkan oleh guru dalam pembelajaran. Salah satu materi yang dikembangkan guru dalam pembelajaran PPKn yaitu tentang Sumpah Pemuda 1928. Pada kajian materi ini dijabarkan tentang peran pemuda dalam meletakkan dasar yang kokoh bagi terbentuknya Indonesia merdeka. Pengembangan materi pembelajaran yang dapat mengarahkan pada integrasi nasional pada masa sekarang dapat berupa pemilu merupakan ajang adu argumentasi dan program pembangunan.

5. Pak Iqbal sebagai guru PPKn merumuskan indikator pencapaian kompetensi dalam pembelajaran yang berisi “membandingkan pendapat para pendiri negara tentang isi Pancasila”. Untuk itu, materi ajar yang tepat untuk dikembangkan oleh Pak Iqbal adalah ....

A. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia

B. Perumusan dasar negara oleh BPUPKI

C. Pendapat para pendiri negara tentang Pancasila

D. Perumusan dasar negara dalam sidang panitia sembilan

E. Pancasila sebagai ideology negara Indonesia

Kunci Jawaban: C

Pembahasan : Dalam mengembangkan bahan ajar, guru PPKn harus memperhatikan kesesuaian antara materi yang dikembangkan dengan indikator pencapaian kompetensi. Materi ajar yang dikembangkan berdasarkan pada indikator pencapaian kompetensi yang dikembangkan sebelumnya. Untuk indikator “membandingkan pendapat para pendiri negara tentang isi Pancasila” materi ajar yang tepat untuk dikembangkan adalah “pendapat para pendiri negara tentang Pancasila”. Materi ini dapat dikembangkan menjadi beberapa bagian yang antara lain mendeskripsikan berbagai pendapat dari para pendiri negara tentang Pancasila.

6. Ibu Mawar akan mengajar mata pelajaran PPKn dan merumuskan tujuan pembelajaran: “siswa dapat melakukan kerjasama dalam berbagai bentuk dalam kehidupan sehari-hari di sekolah”. Pendekatan yang tepat untuk diterapkan oleh Ibu Mawar adalah ....

A. Induktif

B. Deduktif

C. Individual

D. Kelompok

E. Saintifi k

Kunci Jawaban: D

Pembahasan : Sebelum nenentukan model pembelajaran, guru PPKn perlu terlebih dahulu menentukan pendekatan yang akan digunakan dalam pembelajaran. Pendekatan yang tepat untuk tujuan pembelajaran “siswa dapat melakukan kerjasama dalam berbagai bentuk dalam kehidupan sehari-hari di sekolah”, yakni pendekatan kelompok.

7. Seorang guru PPKn akan menerapkan model pembelajaran project citizen. Materi pembelajaran yang sesuai yaitu ....

A. Sejarah pergerakan nasional sebelum Sumpah Pemuda

B. Menipisnya nasionalisme di kalangan generasi muda

C. Peran generasi muda dalam mencetuskan sumpah pemuda

D. Peran organisasi yang memunculkan gerakan Sumpah Pemuda

E. Mengidentifi kikasi nilai-nilai Sumpah Pemuda

Kunci Jawaban: B

Pembahasan : Guru PPKn dalam menentukan dan memilih model pembelajaran harus secara cermat menganalisis indikator pencapaian komepetensi dan materi yang akan disampaikan dalam pembelajaran. Untuk model pembelajaran project citizen materi yang dikembangkan harus memuat permasalahan terkait kebijakan publik yang nantinya akan diselesaikan di kelas. Materi yang memuat permasalahan antara lain: “menipisnya nasionalisme di kalangan generasi muda”.

8. Pak Eko sebagai guru PPKn SMP akan menerapkan metode pembelajaran inquiry. Indikator pencapaian kompetensi yang tepat untuk dikembangkan yaitu ....

A. Mengidentifi kasi adat-istiadat dan budaya yang berkembang di masyarakat

B. Menentukan berbagai dampak jika nilai-nilai Pancasila tidak diamalkan

C. Mendeskripsikan perilaku yang sesuai untuk pengamalan sila-sila Pancasila

D. Mengidentifi kasi berbagai contoh pengalaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan

E. Menyebutkan kelebihan dan kekurangan nilai-nilai demokrasi Pancasila

Kunci Jawaban: B

Pembahasan : Guru PPKn dalam mengembangkan metode pembelajaran harus mencermati indikator pencapaian kompetensi yang akan dikembangkan agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Salah satu metode pembelajaran yang sesuai untuk indikator pencapaian kompetensi “menentukan berbagai dampak jika nilai-nilai Pancasila tidak diamalkan” yaitu metode pembelajaran inquiry. Metode inquiry melatih peserta didik untuk mencoba menemukan dan berpikir analis terhadap suatu permasalahan yang ada di masyarakat. Dengan kemampuan melakukan analisis yang mendalam terhadap permasalahan yang ada di masyarakat, peserta didik dikembangkan kemampuan keterampilan kewarganegaraannya.

9. Pak Bakri meminta peserta didik untuk mempresentasikan hasil telaah tentang akibat pelanggaran lalu lintas melalui metode diskusi. Dalam hal ini, langkah awal yang dilakukan dalam pembelajaran adalah ....

A. Membagi kelas menjadi beberapa kelompok

B. Meminta peserta didik mengidentifikasi masalah

C. Mencari contoh-contoh pelanggaran lalu lintas

D. Melakukan investigasi ke lapangan secara berkelompok

E. Menyimpulkan hasil investigasi yang sudah dilakukan

Kunci Jawaban: A

Pembahasan : Setiap model pembelajaran memiliki langkah-langkah atau sintak baku yang diterapkan dalam pembelajaran. Guru PPKn harus mampu memahami setiap urutan langkah yang akan diterapkan. Ketika guru PPKn akan menerapkan model pembelajaran “diskusi”, maka langkah awal yang dilakukan oleh guru adalah membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Dalam membagi kelompok guru da pat menggunakan strategi inovatif, termasuk dalam memberi nama kelompok. Misalnya untuk menentukan suatu kelompok tertentu guru dapat membuat potongan puzzle beberapa rumah adat sesuai dengan jumlah kelompok yang akan dibuat. Lalu kemudian membagikan kepada semua peserta didik. Setelah puzzle terbentuk utuh menjadi satu bentuk rumah adat, maka itulah anggota kelompoknya dan nama kelompok sesuaikan dengan nama rumah adat.

10. Pak Budi sebagai guru PPKn merumuskan indikator pencapaian kompetensi “menjelaskan proses pembentukan peraturan daerah”. Media pembelajaran yang tepat dipilih oleh Pak Budi untuk mencapai kompetensi pembelajaran tersebut adalah ...

A. Video tentang sidang pembentukan peraturan daerah

B. Bagan alur proses pembentukan peraturan daerah

C. Video tentang kegiatan pembentukan peraturan daerah

D. Gambar tentang sidang pembentukan peraturan daerah

E. Aplikasi tentang sidang pembentukan peraturan daerah

Kunci Jawaban: B

Pembahasan : Guru PPKn di samping harus mampu mengembangkan bahan ajar, metode, dan evaluasi, juga mampu memilih dan mengembangkan media pembelajaran yang tepat untuk mencapai kompetensi pembelajaran. Media yang tepat untuk indikator pencapaian kompetensi “menjelaskan proses pembentukan peraturan daerah” yaitu bagan alur proses pembentukan peraturan daerah. Melalui bagan alur tersebut, akan memudahkan peserta didik dalam pencapaian kompetensi pembelajaran.